cara pasang audio amplifier sendiri

Posted: Oktober 14, 2011 in Software & Otomotif
Tag:

Mengenal dan Memilih Amplifier
Dalam bidang audio, khususnya audio mobil (Car Audio), amplifier biasa dikenal juga dengan sebutan power. Penggunaan amplifier dalam sistem audio mobil bertujuan untuk dapat menguatkan signal suara yang berasal dari main source atau head unit yang kemudian akan dialirkan ke speaker. Jadi amplifier bertugas menerima sinyal suara dari source dan mengolahnya agar sinyal suara memiliki tenaga yang lebih besar dan kuat sehingga speaker mampu mengeluarkan suara yang maksimal karena mendapatkan asupan tenaga yang dibutuhkannya dalam mengeluarkan gelombang suara.

Amplifier untuk penggunaan audio mobil, secara umum dikenal dengan jenis multi channel dan monoblock. Amplifier multi channel umumnya digunakan untuk menguatkan keluaran (output) sinyal audio dalam bentuk arus listrik ke speaker (Tweeter, Midrange, Midbass ataupun speaker Coaxial), sedangkan untuk yang jenis monoblock, biasa digunakan khusus untuk menguatkan sinyal yang akan dialirkan ke Subwoofer yang sangat membutuhkan daya yang besar.

Sedangkan secara khususnya, Menurut Johny, instalatur dari Mega Audio, di bilangan Jakarta Barat, amplifier dikenal juga dengan beberapa jenis amplifier, yaitu jenis kelas (Class) A, B, AB, D, Hybrid, Tube (Tabung) dan masing-masing jenis memiliki karakter, daya output yang berbeda-beda, yaitu :
1. Class A : Memiliki kualitas yang paling baik untuk menghasilkan kualitas suara, namun sangat boros tenaga dan lebih cepat panas. Harga untuk jenis ini umumnya dibanderol dengan harga yang sangat mahal, umumnya bisa lebih dari 20 juta rupiah per unitnya, akan tetapi itupun tergantung dari merk-nya.
2. Class B : Tidak cepat panas dan tidak boros tenaga, namun memiliki kualitas dalam menghasilkan suara yang cukup baik.
3. Class AB : Adalah yang paling banyak digunakan oleh pemain car audio, karena karakternya merupakan gabungan dari amplifier class A dan B, sehingga dapat lebih efisien dan fleksibel untuk digunakan dalam car audio system dan memiliki kualitas lebih baik dari kelas B.
4. Class D : Jenis ini paling banyak dipakai untuk men-drive subwoofer dan digunakan untuk konsep SPL (Sound Pressure Level) karena amplifier class D memiliki daya (Watt) yang besar dan mampu dibebani hingga dibawah 1 Ohm, sehingga mampu menghasilkan suara bass yang lebih dynamic dan biasanya jenis class D itu adalah monoblock amplifier.
5. Hybrid : Jenis amplifier ini adalah yang komponennya elektroniknya menggunakan transistor dan juga tube (tabung). Penggabungan kedua komponen ini membuat amplifier jenis ini mampu menghasilkan kualitas suara yang berkarakter cukup tebal dengan tonal akurasi yang baik layaknya amplifier full tabung, namun tetap dapat dimiliki dengan harga yang masih terjangkau. Biasanya amplifier jenis Hybrid memiliki harga ± 4 juta-an *(tergantung merk)
6. Tube (Tabung) : Kalangan penggila car audio mengenal amplifier jenis ini lebih bisa menghasilkan suara yang berkualitas dengan karakter suara vokal yang lebih natural, tebal dan tidak kaku / kering, namun amplifier jenis tabung, umumnya memiliki harga yang sangat mahal untuk dimiliki, kisaran harganya bisa diatas 40 juta rupiah.
Dengan adanya perbedaan kualitas, karakter dan komponen dari tiap jenis amplifier, membuktikan bahwa kualitas amplifier juga dapat menentukan karakter serta kualitas suara yang dihasilkan dalam sebuah sistem audio mobil. Untuk itu sebelum membeli amplifier harus banyak yang dipertimbangkan agar tidak salah pilih, berikut beberapa tips memilih amplifier :
1. Pilih amplifier dengan nilai RMS (watt) yang besar dan THD-nya yang kecil.
2. Desain dan kualitas bahan juga tetap harus diperhatikan.
3. Sesuaikan daya / RMS amplifier dengan kebutuhan speaker yang akan digunakan. Daya amplifier harus sesuai atau lebih besar dari yang dibutuhkan speaker, karena apabila dayanya lebih kecil dari kebutuhan speaker dapat menyebabkan kerusakan pada speaker yang digunakan, karena adanya ‘signal clipping’.
4. Pilih merk amplifier yang memiliki garansi resmi dari pihak pemegang merk
5. Cari informasi dari berbagai media atau tanyakan kepada instalatur car audio yang dipercaya sebelum membeli amplifier.
Cara pasang amplifier mobil sendiri

Untuk mendapatkan kepuasan maksimal dalam audio mobil, anda pasti memerlukan amplifier, juga bila anda berencana untuk memasang subwoofer anda wajib memasang amplifier. Memasang amplifier tidak sesulit yang anda bayangkan, bisa menghemat uang lebih daripada harus memasangnya ditoko lebih baik pasang sendiri aja, berikut cara memasang amplifier :
1. Langkah pertama
Tentukan dimana anda akan memasang amplifier. Bila anda berencana memasang subwoofer, pasang amplifier sedekat mungkin dengan subwoofer, jika hanya speaker saja, amplifier bisa diletakan dibawah kursi depan penumpang
2. Langkah kedua
Siapkan kabel berikut untuk pemasangan amplifier
o Kabel power (+) warna merah, ukuran sesuai dengan spesifikasi yang tertera pada buku manual amplifier, biasanya tercantum dalam satuan AWG (semakin kecil nilai AWG maka semakin besar diameter kabel tersebut, contoh ukuran 8 AWG lebih kecil dibandingkan dengan ukuran kabel 4 AWG). Untuk power berkapasitas 500watt RMS biasanya direkomendasikan menggunakan kabel power berukuran 4 AWG. Untuk panjangnya ukur jarak dari aki ke amplifier, usahakan panjang kabel se-efisien mungkin, agar mudah dalam penataan kabel dan rapih.
o Jangan lupa untuk memasang “fuse” (sekring) pada kabel power (+) berwarna merah, jarak ideal untuk pemasangan sekring biasanya sekitar 45cm diukur dari posisi aki (+), pasang sekring dengan ukuran 60Ampere, jenis sekring untuk audio banyak dijual dipasaran.
o Kabel ground (-) warna putih sama besarnya dengan ukuran kabel power (4 AWG) dengan panjang jangan lebih dari 90cm
o Kabel RCA, sesuai dengan channel pada amplifier klo 2 channel ya beli 2, klo 4channel ya beli 4, dan seterusnya…
o Kabel Remote yang menghubungkan signal head unit dengan power amplifier, tidak perlu ukuran besar, cukup kabel kecil aja, sekitar 18 – 8 AWG
o Kabel speaker, kabel subwoofer bila anda berencana memasangnya
o Terminal kabel model garpu
3. Langkah ketiga
Siapkan perkakas berikut untuk memulai pekerjaan
o Obeng plus (+), obeng min (-)
o Tang potong, cutter
o Isolasi dan solder berikut timah
4. Langkah ke empat
Keluarkan head unit anda dari dashboard, periksa urutan kabelnya
Lepaskan speaker dari dudukannya agar memudahkan anda dalam merapihkan kabel

‘MEMAKSIMALKAN AUDIO MOBIL SECOND
Pada tahap pertama kita meng-up grade Head Unit (HU), terutama pada mobil-mobil tahun 2000 kebawah yang belum dilengkapi dengan CD Player. Selain dengan mengganti HU, kita juga dapat memanfaatkan HU standart dengan menambahkan CD Changer, keunggulan alat ini dapat menampung lebih banyak CD daripada HU Single Disc biasa. Untuk yang memiliki budget lebih, kita juga bisa membeli HU yang sudah memiliki fitur USB/MMC, ataupun yang sudah Ipod Ready.

Pada tahap berikutnya, kita bisa mengganti speaker standart bawaan mobil yang biasanya bertipe COAXIAL dengan yang SPLIT. Bedanya dengan COAXIAL, speaker SPLIT dilengkapi dengan tweeter dan crossover pasif, sehingga suara vocal yang dihasilkan lebih maksimal.

Untuk lebih menyempurnakan suara yang ada, coba ganti kabel audio standart dengan yang lebih besar, yaitu dengan ukuran 16 AWG. Tentu saja hal ini akan memaksimalkan penyaluran power dari HU ke perangkat speaker yang ada.

Jadi pilihlah audio yang sesuai dengan perangkat speaker mobil yang sudah ada jika memang kita tidak mempunyai dana yang cukup banyak.

About these ads
Komentar
  1. Coko Permaiy mengatakan:

    tolong bri aku pengalaman audio

  2. Yihaa Gondwana mengatakan:

    kalo dipasang ke komputer bisa gak? ni gwa ada amplifier + subwofer gak dipake!!!

  3. joekasasa@gmail.com mengatakan:

    bagaimana cara rakit amp 60 watt dari traffo ke pcb dan tone control ke power amp serta apakah bisa diberi tegangan 12 volt

    • Yogi mengatakan:

      Apakah instalasi audio mobil sama dengan audio lain pada umumnya?
      kalo dari sepengetahuan saya, harusnya sih sama. hanya berbeda dari sistem kelistrikan saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s